Sunday, January 25, 2015

Model-Model Bisnis E-Commerce

Dari beberapa literatur dan iklan-iklan bisnis e-commerce di internet kita bisa melihat banyak model-model bisnis yang ditawarkan, dimulai dari model arisan berantai sampai bermain valas atau forex secara online.  Empat contoh model bisnis e-commerce yang dapat digunakan adalah sebagai berikut (Arfans, 2011) :

1. Binis Affiliasi

Model bisnis affiliasi adalah dimana kita menjual produk orang lain, bisnis ini dapat digunakan oleh yang tidak memiliki produk sendiri untuk dijual tetapi sangat ingin berbisnis di internet. Disini kita akan mendapatkan penghasilan melalui komisi hasil penjualan, biasanya berkisar antara 4% sampai 60% dari harga produk.

2. Binis Reseler

Model bisnis reseler adalalah dimana pada prinsipnya hampir sama dengan model bisnis affiliasi, hanya saja untuk bisa bergabung dengan bisnis model ini terlebih dahulu diharuskan untuk membeli salah satu produk yang mereka miliki, baru setelah itu diijinkan untuk memasarkannya. Biasanya hasil yang bisa kita dapatkan dari bisnis model ini sebesar 20% sampai 50%.

3. Bisnis Pribadi (Menjual Produk Sendiri)

Bila kedua model bisnis e-commerce di atas sumber penghasilan adalah dengan menjual produk-produk orang lain, dalam bisnis pribadi ini bisa menawarkan produk yang merupakan hasil karya kita sendiri. Karya di sini tidak hanya berbentuk benda hasil produksi saja, namun hasil dari keahlian kita juga bisa. Misalnya dalam membuat sebuah e-book tentang bagaimana cara menghemat listrik sampai 80% lalu anda memasarkannya melalui internet.

4. Publisher

Model bisnis publisher ini sangat menarik, karena tidak menjual sebuah produk atau jasa sama sekali, tetapi hanya membuat sebuah situs/blog yang berisi informasi yang unik dan sedang dicari banyak orang, lalu anda bisa daftarkan situ/blog anda kesebuah perusahaan periklanan/advertising online. Jika situs/blog anda memenuhi syarat maka anda akan mendapat komisi dari setiap pengunjung yang datang ke situ/blog anda dan membaca iklan yang berasal dari perusahaan advertising tersebut. Contoh perusahaan advertising yang sudah sangat terkenal adalah google.

Membuat Toko Online dengan E-Commerce Software

Jika ingin membangun sebuah toko online dapat menggunakan  E-Commerce  Software dibawah ini (Anonymous) :
1. Magneto - Untuk pengguna juga sebagai admin, software ini memiliki beberapa fitur yang kuat untuk mendukung e-commerce. Hal ini memungkinkan beberapa toko untuk dikelola dari antarmuka admin tunggal.
 2. Fortune3 - ini maju tetapi mudah menggunakan perangkat lunak dan layanan                  e-commerce memiliki semua fitur dan dukungan yang dibutuhkan untuk mengelola sebuah toko online yang sukses.
3. OXID esales - ini open source e-commerce sistem siap untuk B2C, B2B dan skenario commerce social.
4. PrestaShop - Apa yang menarik paling adalah antarmuka itu ramping. Dengan open source Anda dapat membuat kesepakatan khusus seperti voucher hadiah, penurunan harga, produk tag.
5. osCommerce - t adalah salah satu gratis aplikasi e-commerce tertua yang menawarkan beberapa pilihan pemasaran dan mendukung sebagian besar sistem pembayaran. SEO friendly ini aplikasi dan multibahasa bekerja dengan PHP / MySQL.
6. Digistore - ini dikembangkan dari mesin osCommerce dengan perbaikan di ujung depan dan admin app. Ini menyediakan platform untuk menjual & virtual barang fisik.
7. OpenCart - ini PHP – MySQL sistem shopping cart adalah aplikasi yang tampak sederhana namun memiliki semua harus-memiliki fitur.
8. Freeway - Aplikasi ini memiliki beberapa ide inovatif untuk menjual. Ini dapat digunakan untuk menjual sebuah pelajaran gitar atau menyewa lapangan tenis pada tanggal tertentu dan waktu.
9. Cart Zen - Ini adalah gratis dan kompatibel keranjang belanja open source perangkat lunak. Dikembangkan oleh sekelompok pemilik toko programmer, desainer dan konsultan.
10. Ecommr - Aplikasi ini menawarkan website penyajian dan elemen desain antarmuka situs web e-commerce dengan cara dikategorikan.
11. Spree - lain e-commerce platform menggunakan Ruby on Rails. Spree memungkinkan perbaikan dan kustomisasi. Dengan Merchant Aktif plugin mendukung sebagian besar prosesor pembayaran.

Menurut Zifan (2011), terdapat dua pilihan dalam membuat toko on line, dengan plugin wordpress  E-commerce dengan Theme Thesis untuk WordPress yaitu: Dengan galeri gambar atau tampilan standar
1. Ecommerce dengan Galeri gambar di homepage
Bila memiliki toko dengan Galeri gambar di home page, akan melihat produk yang dijual dalam kotak, dengan produk mencakup horizontal dan vertical.
2. Ecommerce dengan Tampilan Standar

Bila membuat toko Tampilan Standar online, produk akan terdaftar secara vertikal dengan rincian produk yang tepat pada homepage. 

0 comments:

Post a Comment