Penggunaan Internet Dalam Bisnis
Penggunaan internet dalam bisnis mengalami perkembangan, dari
pertukaran informasi secara elektronik ke aplikasi strategi bisnis, seperti:
pemasaran, penjualan, dan pelayanan pelanggan. Tabel 1 menunjukkan sepuluh
perusahaan rangking tertinggi di Amerika Serikat yang telah menerapkan internet
untuk strategi bisnis. Internet mendukung komunikasi dan kerja sama
global antara pegawai, konsumen, penjual, dan rekan bisnis yang lain. Internet
memungkinkan orang dari organisasi atau lokasi yang berbeda bekerja sama
sebagai satu tim virtual untuk mengembangkan, memproduksi, memasarkan,
dan memelihara produk atau pelayanan. Dengan internet memungkinkan
aplikasi Electronic Commerce (EC) dapat digunakan pada jaringan global,
dan biasanya dilengkapi dengan aplikasi pemrosesan pesanan secara On-line,
Electronic Data Interchange (EDI) untuk mengirim dokumen bisnis, dan
keamanan sistem pembayaran Electronic Funds Transfer (EFT).
Akibat internet,
pemasaran terhadap perusahaan, produk, dan pelayanan menjadi proses yang interaktif saat ini. Situs Web
perusahaan bukan hanya sekedar menyajikan katalog produk dan media promosi,
melainkan digunakan untuk berdialog, berdiskusi, dan berkonsultasi dengan
konsumen secara On-line, bulletin boards, kuesioner elektronik, mailing
lists, dan pengiriman surat elektronik. Sehingga konsumen dapat dilibatkan
secara langsung dalam perancangan, pengembangan, pemasaran, dan penjualan
produk.
Pemasaran Interaktif
Tujuan dari pemasaran interaktif adalah untuk memikat dan memelihara konsumen
yang akan menjadi rekan bisnis dalam penciptaan, pembelian, dan pengembangan
produk dan layanan. Konsumen tidak hanya sebagai peserta pasif yang menerima
iklan sebelum membeli, melainkan konsumen diharapkan proaktif dan interaktif
dalam pemasaran. Proses pemasaran interaktif meliputi 2 metode: Push dan
Pull Marketing. Maksudnya adalah bahan pemasaran disajikan pada layar
komputer konsumen menggunakan teknologi Push dan Pull Marketing. Pull
Marketing menyerahkan sepenuhnya kepada konsumen yang membutuhkan
informasi, baik melalui internet atau Web menggunakan Web
browser; untuk mencari, membaca atau download informasi dari situs Web
perusahaan. Sedangkan Push Marketing lebih menggantungkan pada Software
Web Broadcasters atau Net Broadcasters, seperti: PointCast, BackWeb,
dan Castanet. Software tersebut secara otomatis mengirim macam-macam
informasi yang dipilih oleh konsumen dari Web sumber ke komputer konsumen,
bisa ditampilkan berupa Barner atau Screen Server pada komputer
konsumen.
Informasi Push Marketing biasanya berupa harga dolar, emas, atau
saham. Silicon Graphics (www.sgi.com) adalah perusahaan yang membuat workstation
dan minisupercomputer dengan teknologi handal. Komputer produk SGI
digunakan untuk membuat photorealistic images, misal: film Hollywood dan
video game. SGI telah menerapkan pemasaran interaktif sebagai komponen
pedoman strategi untuk memenangkan kompetisi. Staff pemasaran, teknisi, konsumen
support SGI dilibatkan dalam diskusi dan newsgroups internet.
Sehingga pada saat ada konsumen yang menulis E-mail untuk bertanya atau
mengomentari produk SGI, staff teknisi dan konsumen support dapat
berdialog langsung dengan konsumen, bukan hanya sekedar menjawab pertanyaan
saja, melainkan konsumen dapat juga dilibatkan dalam pengembangan produk.
Keuntungan Berbisnis Lewat Internet
“The internet provides a
synthesis of computing and communication capabilities that adds value to every
part of the business cycle” (Cronin,1995). Keuntungan yang diperoleh
dari berbisnis lewat internet dapat dilihat pada Gambar 5, merupakan kesimpulan
yang diperoleh bisnis lewat internet dari 100 perusahaan pengguna internet
peringkat tertinggi. Dari Gambar 5 juga dapat dilihat persentase tertinggi
adalah penghematan biaya (35%), karena aplikasi yang diterapkan pada
teknologi internet lebih murah untuk dikembangkan, dioperasikan, dan
dirawat, jika dibandingkan dengan sistem tradisional. Contoh: American
Airlines menghemat biaya konsumen support, setelah pembuatan situs Web
dibandingkan biaya telepon (Gow, 1997).
Tujuan perusahaan membangun situs komersial pada World Wide Web adalah:
- Menarik konsumen baru melalui pemasaran dan periklanan Web.
- Memperbaiki pelayanan konsumen yang sudah ada melalui fungsi pelayanan dan dukungan Web konsumen.
- Mengembangkan saluran pemasaran dan distribusi berdasarkan Web yang baru
- untuk produk yang sudah ada.
- Mengembangkan informasi baru dari produk yang dapat diakses lewat Web.
Aplikasi berdasarkan internet dapat memberi keunggulan strategi
bisnis untuk memenangkan kompetisi dalam:
a. Global Dissemination. Karena sekarang negara-negara sudah
tersambung dengan internet, komunikasi global dalam bisnis menjadi
benar-benar hidup. E-mail, electronic mailing list, situs World
Wide Web, dan pelayanan internet lainnya, mengakibatkan penyebaran
informasi sekala internasional menjadi lebih cepat, murah dan mudah. Hal ini
memberi keuntungan strategi bisnis dalam meningkatkan penghematan dan efisiensi
komunikasi global, dan mampu untuk menjangkau, menjual, serta pengembangan
pelayanan pasar konsumen internasional.
b. Interaction. Komunikasi interaktif adalah kemampuan internet
yang lain, seperti: forum diskusi dan chat groups; Formulir interaktif
untuk pesanan, feedback, dan dukungan teknis; E-mail untuk
menjawab permintaan dan komentar secara on-line. Feedback yang
cepat dan efisien kepada konsumen dan tanggapan dari konsumen support specialists
memberi beberapa kesempatan untuk menunjukkan perhatian perusahaan pada
konsumennya. Sehingga teknologi internet membantu bisnis membangun
peranan dan loyalitas konsumen.
c. Customization. Kemampuan untuk mengotomatisasi penyediaan
informasi dan pelayanan sesuai kebutuhan masing-masing konsumen, merupakan
kemampuan strategi bisnis internet. Informasi dapat diakses dan
disebarkan dari server jaringan, tergantung pada kebutuhan pemakainya.
Sebagai contoh: mengisi formulir pendaftaran untuk pengaksesan yang cepat dalam
memilih tingkat situs Web. Efisiensi, biaya murah, dan sasaran pemasaran
interaktif kepada masing-masing konsumen adalah kunci keunggulan bisnis dengan
teknologi internet.
d. Collaboration. Internet mungkin memudahkan dan
mengefisienkan akses data, hardware dan software yang ada pada
jaringan secara bersama. Sebagai contoh: informasi pada situs Web dapat
diperoleh dengan mudah menggunakan Web browsers. Groupware
tools yang lain membantu koordinasi proyek dan mengurus informasi yang
disimpan pada server situs Web cross-link. Hal ini dapat meningkatkan kerja sama diantara
tim, workgroups, dan rekan bisnis, sehingga dapat melengkapi peran
strategi bisnis perusahaan.
e. Electronic Commerce. Internet menjadi platform teknologi
EC. Internet menghubungkan perusahaan dengan konsumen dan penjualnya, sehingga
memungkinkan perusahaan pengguna internet dapat memasarkan, membeli,
menjual, serta mendukung produk dan pelayanan secara elektronik. Beberapa
keuntungan berbisnis lewat internet terletak pada aplikasi EC. EC
memungkinkan untuk membuka pasar dan/atau membuat produk dan pelayanan
baru.
f. Integration. Perusahaan yang bekerja menggunakan internet
mengintegrasikan aktivitas di luar dengan proses bisnis di dalam perusahaan
secara online. Sebagai contoh: situs Web perusahaan tersambung
dengan database operasional yang tersimpan pada Server Web Intranet,
sehingga pengunjung situs Web perusahaan tersebut dalam memperoleh informasi
lebih detil, up-to-date, dan dapat digunakan untuk mendukung aplikasi
EC. Sehingga keuntungan perusahaan dari teknologi internet timbul dari
efisiensi dan inovasi proses di dalam dan luar perusahaan.






0 comments:
Post a Comment